Google
 

Monday, January 8, 2007

Pelajaran 10: Arimasu dan Imasu


1. Arimasu dan Imasu
Kedua K. Kerja ini menunjukkan kehadiran sesuatu benda atau orang.
Untuk benda-benda yang tidak bernyawa, ataupun bernyawa tetapi tidak dapat bergerak sendiri, dipakailah arimasu.
Contohnya ni:
- terebi = televisi
- hana = bunga
- tsukue = meja
- tabako = rokok

Kehadiran benda-benda yang bernyawa dan dapat bergerak sendiri seperti manusia atau binatang dinyatakan dengan imasu.
Contohnya ni:
- Wati-san = Sdri. Wati
- Kenshuusei = Trainee
- Neko = Kucing

1). Terebi ga arimasu = Ada televisi.
2.) Wati-san ga imasu = Ada Sdri. Wati.

2. Partikel ni (に)
Formula: B (tempat) ni.
Tempat adanya suatu benda atau orang dinyatakan dengan Partikel ni.
Harap perhatikan bahwa di sini tidak dipakai Partikel de yang menunjukkan tempat terjadinya gerakan.
Contohnya ni:
- Robbi ni terebi ga arimasu = Di lobby ada televisi.
- Jimusho ni Joni-san ga imasu = Di kantor ada Sdr. Joni.

3. Formula: B2 ni B1 ga arimasu/imasu.
Artinya: Di B2 ada B1.
Bentuk kalimat ini menunjukkan keadaan secara seadanya. Pokok dari kalimat bentuk seperti ini ditunjukkan dengan Partikel ga (が).
Contohnya ni:
- Robbi ni terebi ga arimasu = Di lobby ada televisi.
- Jimusho ni Joni-san ga imasu = Di kantor ada Sdr. Joni.

4. Formula: B1 wa B2 ni arimasu/imasu.

Artinya: B1 ada di B2.
Kalimat ini menunjukkan adanya suatu benda atau orang.
Contohnya ni:
- Hon wa tsukue no ue ni arimasu = Buku ada di atas meja.
- Budi-san wa heya ni imasu = Sdr. Budi ada di kamar.

Jadi, pada waktu menanyakan dimana tempat benda atau orang, maka dipakai bentuk sebagai berikut:
B1 (benda yang sudah dipahami) wa doko ni arimasu ka?
= B1 ada di mana?

B1 (orang yang sudah dipahami) wa doko ni imasu ka?
= B1 ada di mana?

Sebaliknya, untuk menanyakan benda atau keadaan yang terdapat di sesuatu tempat dipakai bentuk sbb:
B2 ni nani ga arimasu ka = Ada apa di B2?

5. Formula:
~ ni arimasu --> ~desu
~ ni imasu --> ~desu

Kalimat B1 wa B2 ni arimasu / imasu bisa diganti menjadi B1 wa B2 desu.
Contohnya ni:
- Hon wa tsukue no ue ni arimasu = Buku ada di atas meja.
--> Hon wa tsukue no ue desu = Buku ada di atas meja.

- Budi-san wa heya ni imasu = Sdr. Budi ada di kamar.
--> Budi-san wa heya desu = Sdr. Budi ada di kamar.

Artinya, setelah K. Benda yang menunjukkan tempat (kantor, kamar, di atas meja, dsb), Partikel ni tidak dipakai lagi.

6. Partikel ya (や)
Formula: B ya B.
Sebelumnya udah kita pelajari Partikel to (と) untuk menderetkan hal-hal dengan menyebutkan semuanya, tapi Partikel ya di sini, dipakai apabila kita hanya mengambil 2 atau 3 saja yang mewakili banyak benda.
Contohnya ni:
- Tsukue no ue ni hon to pen ga arimasu = Di atas meja ada buku dan pena.
(--> memakai to)

- Tsukue no ue ni hon ya pen ga arimasu = Di atas meja ada buku, pena dan lain-lain.
(--> memakai ya)

Sunday, January 7, 2007

Kosa Kata (10)

Di bagian ini, aku tambahkan lagi beberapa kata, termasuk di dalamnya yang menunjukkan tempat di sekeliling kita.
Belajar lagi yuk...

います= imasu = ada (untuk benda hidup)
あります= arimasu = ada (untuk benda mati)

いろいろ[な]= iroiro[na] = bermacam-macam

うえ= ue = atas
した= shita = bawah
まえ= mae = depan
うしろ= ushiro = belakang
みぎ= migi = kanan
ひだり= hidari = kiri
なか= naka = dalam
そと= soto = luar
となり= tonari = samping
あいだ= aida = dalam
ちかく= chikaku = dekat

もの= mono = barang
ちず= chizu = peta
けしゴム= keshigomu = karet penghapus
セロテープ= serote-pu = selotip, pita perekat
ホッチキス= hotchikisu = stepler
パスポート= pasupo-to = paspor
ベッド= beddo = tempat tidur

おとこのひと= otoko no hito = laki-laki, pria
おんあのひと= onna no hito = wanita, perempuan
おとこのこ= otoko no ko = anak laki-laki
おんあのこ= onna no ko = anak perempuan

レストラン= resutoran = restoran
こうえん= kouen = taman
たいしかん= taishikan = kedutaan besar
ゆうびんきょうく= yuubinkyoku = kantor pos
ポスト= posuto = bis surat
ビル= biru = gedung
がっこう= gakkou = sekolah

~や~= ~ya~ = ~, ~ (dan lain-lain)

あのう= anou = yaa (dipakai dalam keadaan ragu-ragu)
いって まいります= itte mairimasu = Saya berangkat sekarang / Selamat tinggal )kata yang diucapkan oleh orang yang mau berangkat kepada orang yang tetap tinggal di situ)
いって いらっしゃい= itte irasshai = Lekas pulang ya / Selamat jalan (kata yang diucapkan oleh orang yang tinggal kepada orang yang mau berangkat)

Learn Japanese from Video - Lesson 1





Pelajaran 9

1. Partikel ga (が)
Kali ini, kita akan pelajari partikel yang lain, yaitu ga (が). Partikel ini dipakai dalam kondisi:
① Menyatakan perasaan hati si pembicara, seperti: kesukaan, keinginan, dsb.
Misalnya nih: suki desu, kirai desu, hoshii desu, dsb.
② Menyatakan kesanggupan.
Misalnya nih: jouzu desu, heta desu, wakarimasu, dsb.
③ Menyatakan kepunyaan, yaitu: arimasu, imasu.

Formula: B1 wa B2 ga (suki desu/ kirai desu/ jouzu desu/ heta desu/ hoshii desu/ arimasu/ imasu/ wakarimasu/ dekimasu/ irimasu).
Artinya: B1 (suka/ benci/ pandai/ tidak pandai/ ingin/ ada/ ada/ mengerti/ bisa/ perlu) B2.

Obyek dari Predikat kalimat-kalimat di atas menggunakan ga dan bukannya o.
Contoh lain:
Watashi wa mikan ga suki desu = Saya suka jeruk.
Syamusiru-san wa kanji ga wakarimasu = Sdr. Syamsir mengerti Kanji.
Iwan-san wa uta ga jouzu desu = Sdr. Iwan pandai menyanyi.

Kata-kata di atas dapat digolongkan menurut jenis kata sbb:
- suki, kirai, jouzu, heta --> K. Sifat na
- hoshii --> K. Sifat i
- wakarimasu, arimasu, imasu, dekimasu, irimasu --> K. Kerja

2 zenzen~ -masen (negatif)
Dipakai dalam kalimat negatif yang predikatnya adalah K. Sifat atau K. Kerja untuk menyangkal total K. Sifat atau K. Kerja itu.
Contohnya nih:
Watashi wa kanji ga zenzen wakarimasen = Saya sama sekali tidak mengerti kanji.

3. doushite (どうして)
Dipakai dalam kalimat yang menanyakan sebab.
Contohnya nih:
A: Kinou kaisha o yasumimashita = Kemarin saya tidak masuk kantor.
B: Doushite yasumimashitaka = Mengapa tidak masuk?
A: Netsu ga arimashita kara = Karena saya demam.

4. Kalimat / frase (yang menerangkan sebab) kara
Dipakai di belakang kalimat/frase untuk menjelaskan sebab. Berbeda dengan karena dalam bahasa Indonesia, kara tidak pernah dipakai di depan kalimat.
Contohnya nih:
Onaka ga itai desu kara, nani mo tabemasen = Karena sakit perut, saya tidak makan apa-apa.

Kosa Kata (9)

わかります= wakarimasu = mengerti
あります= arimasu = ada, mempunyai

すき[な]= suki[na] = suka, gemar
きらい[な]= kirai[na] = tidak suka
じょうず[な]= jouzu[na] = pandai, pintar
へた[な]= heta[na] = tidak pandai, tidak pintar

りょうり= ryouri = masakan
くだもの= kudamono = buah-buahan
のみもの= nomimono = minuman
とりにく= toriniku = daging ayam
ぎゅうにく= gyuuniku = daging sapi
ぶたにく= butaniku = dagung babi
みかん= mikan = jeruk
バナナ= banana = pisang
りんご= ringo = apel

おんがく= ongaku = musik
うた= uta = lagu, nyanyian
ダンス= dansu = dansa
ギター= gita- = gitar
スポーツ= supo-tsu = olahraga
サッカ= sakka- = sepakbola
テニス= tenisu = tenis

じかん= jikan = waktu
たくさん= takusan = banyak
すこし= sukoshi = sedikit
よく= yoku = dengan baik
だいたい= daitai = kira-kira, hampir
ぜんぜn= zenzen = sama sekali tidak (diikuti kalimat negatif)
もちろん= mochiron = tentu saja

どうして= doushite = mengapa
~から= ~kara = karena~, sebab~

びょうき= byouki = penyakit, sakit
いたい= itai = sakit(kepala)
くすり= kusuri = obat
あたま= atama = kepala
おなか= onaka = perut
かみ= kami = rambut
のど= nodo = tenggorokan
ねつがあります= netsu ga arimasu = demam
かぜをひきました= kaze o hikimashita = masuk angin
やすみます= yasumimasu = tisak masuk (kantor)

なんですか= nan desu ka = Apa?/ Bisa saya bantu?
すみませんが= sumimasen ga = Permisi,~ / Maaf, ~
どうしましたか= dou shimashita ka = Apayang terjadi? / Ada apa?

Pelajaran 8: Kata Sifat


1. Penggunaan Keterangan K. Sifat
Tau nggak sih kalau di dalam bahasa Jepang itu ada 2 macam K. Sifat?
Nih:
a). K. Sifat i, yang berakhiran dengan ~i, misalnya ookii ie (rumah yang besar).
Contoh lain:
- furui machi = Kota tua.
- muzukashii shiken = Ujian yang sulit.
- takai yama = Gunung yang tinggi.

b). K. Sifat na, yang berakhiran dengan ~na, misalnya shinsetsuna hito (orang yang ramah).
Contoh lain:
- kireina hana = Bunga yang cantik.
- genkina kodomo = Anak yang sehat.
- hansamuna hito = Orang yang ganteng.

K. Sifat yang menerangkan K. Benda letaknya di depan K. Benda.

2. Penggunaan K. Sifat sebagai Predikat
1). Kalimat positif Non bentuk masa lampau.
Dalam kalimat positif yang non bentuk masa lampau, K. Sifat i tidak mengalami perubahan bentuk, tetapi K. Sifat na kehilangan na-nya.
Misalnya:
Jakaruta wa ookii desu = Kota Jakarta besar.
Ari wa shinsetsu desu = Sdr. Ari ramah.

2). Kalimat negatif bukan bentuk masa lampau
①Bentuk negatif K. Sifat i
atsui desu --> atsukunai desu. (panas --> tidak panas).
Indonesia wa ima atsukunai desu = Indonesia sekarang tidak panas.
Khusus untuk ii desu, bentuk negatifnya adalah yokunai desu.
Kono no-to wa ii desu --> Kono no-to wa yokunai desu. (Buku catatan ini baik --> Buku catatan ini tidak baik).

②Bentuk negatif K. Sifat na
nigiyaka desu --> nigiyaka dewa arimasen. (ramai --> tidak ramai).
Batamu wa nigiyaka dewa arimasen. (Batam tidak ramai)

3. amari~ -masen (negatif)
amari adalah K. Keterangan, dipakai dalam kalimat negatif yang predikatnya adalah K. Kerja atau K. Sifat dan menunjukkan tingkat yang tidak begitu hebat dari apa yang diterangkan oleh Predikat itu.
Misalnya:
Indonesia wa amari atsukunai desu. = Indonesia sekarang tidak begitu panas.
Nihon wa amari shizuka dewa arimasen = Jepang tidak begitu sunyi.
O-sake o amari nomimasen = Saya tidak suka minum sake.

4. (~wa) dou desu ka
Artinya: Bagaimanakah
dou dipakai dalam bagian predikat untuk menanyakan pendapat orang tentang sifat atau keadaan seseorang atau benda.
Misalnya:
Nihon no tabemono wa dou desu ka = Bagaimana (pendapat anda) tentang makanan Jepang?
--> Oishii desu ga, takai desu = Enak tapi mahal.
Nihongo no benkyou wa dou desu ka = Bagaimana (pendapat anda) tentang pelajaran bahasa Jepang?
--> Omoshiroi desu ga, muzukashii desu = Menarik tapi susah.

5. donna + B
donna sama dengan dou, dipakai untuk menanyakan tentang sifat atau keadaan suatu benda, tetapi dipakai di depan K. Benda.
Misalnya:
Tanaka-san wa donna hito desu ka = Sdri. Tanaka orang yang bagaimana?
--> Kireina hito desu = Orang yang cantik.

Selain itu, bisa dipakai untuk menanyakan pilihan dari antara suatu kelompok.
Contohnya nih:
Donna supo-tsu ga suki desu ka = Suka olehraga apa?
--> Tenisu ga suki desu = Saya suka Tenis.

6. ~ga, ~ (~が、~)
Artinya: ...tetapi, ~
Dipakai untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat, apabila ada yang diterangkan dalam kalimat yang kemudian bertentangan dengan yang diterangkan dalam kalimat sebelumnya.
Misalnya:
Nihon no tabemono wa oishii desu ga, takai desu = Makanan Jepang enak, tetapi mahal.

7. Soshite (そして)
Dalam pelajaran sebelumnya kita sudah belajar penggunaan to (=dan) yang dipakai untuk menghubungkan K. Benda dan K. Benda. Di sini, soshite dipakai untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat berikutnya.
Misalnya: Yuri-san wa kireina hito desu. Soshite taihen shinsetsu desu. = Sdri. Yuli orang yang cantik. Dan juga sangat ramah.

8. Dore (どれ)
Dore dipakai untuk menanyakan yang mana di antara 2 pilihan.
Misalnya:
Ria-san no Kaban wa dore desu ka = Tas Sdri. Ria yang mana?
--> Ano akai kaban desu = Tas yang merah itu.

Saturday, January 6, 2007

Kosa Kata (8)

Kali ini kita mulai belajar mengenal K. Sifat, baik yang berakhiran dengan ~na, maupun yang berakhiran dengan ~i. Juga tentang warna.

きれい[な]= kirei[na] = cantik, bagus, bersih
ハンサム[な]= hansamu[na] = gagah, tampan, cakep
しんせつ[な]= shinsetsu[na] = ramah, baik hati
ゆうめい[な]= yuumei[na] = terkenal, ternama
げんき[な]= genki[na] = sehat
しずか[な]= shizuka[na] = tenang, sunyi
にぎやか[な]= nigiyaka[na] = ramai

おおきい= ookii = besar
ちいさい= chiisai = kecil
あたらしい= atarashii = baru
ふるい= furui = lama, kuno, tua (tapi tidak dipakai untuk umur)
いい(よい)= ii (yoi) = bagus, baik
わるい= warui = buruk, tidak baik, jelek, jahat
あつい= atsui = panas
さむい= samui = dingin (hawa)
つめたい= tsumetai = dingin (untuk barang)
むずかしい= muzukashii = sulit, sukar, susah
やさしい= yasashii = mudah, gampang
たかい= takai = mahal, tinggi
やすい= yasui = murah
ひくい= hikui = rendah
おもしろい= omoshiroi = menarik, menyenangkan, lucu
おいしい= oishii = enak, lezat

しろい= shiroi = putih
くろい= kuroi = hitam
あかい= akai = merah
あおい= aoi = biru
みどり= midori = hijau
きいろ= kiiro = kuning


しけん= shiken = ujian
しゅくだい= shukudai = pekerjaan rumah
たべもの= tabemono = makanan
さくら= sakura = bunga sakura
はな= hana = bunga
まち= machi = kota
やま= yama = gunung
ふじさん= Fujisan = gunung Fuji
ところ= tokoro = tempat

どう= dou = bagaimana
どんあ= donna = yang bagaimana, macam apa
どれ= dore = yang mana

たいへん= taihen = sangat, amat, ~sekali
あまり= amari = tidak begitu (diikuti dengan kalimat negatif)

そして= soshite = dan (dipakai untuk menyambung dua kalimat)
~が= ~ga, ~ = ~, tetapi~

しばらくですね= shibaraku desu ne = Sudah lama tidak berjumpa dengan anda ya.
おげんきですか= o-genki desu ka = Apa kabar?
どうぞ こちらへ= douzo kochira e = Silakan kemari.
[コーヒー]は いかがですか= [ko-hi-] wa ikaga desu ka = Bagaimanakah [kopi]? (untuk menawari minuman)
いただきます= itadakimasu = Saya menerima itu dengan rasa terima kasih.
ごちそうさま[でした]= gochisousama[deshita] = Saya telah makan atau minum dengan rasa terima kasih (diucapkan kepada orang yang mengajak).
そうですね= sou desu ne = Coba saya pikir dulu.