Google
 

Saturday, March 31, 2007

Ringkasan Mengenai PARTIKEL (1)

1. [は=wa]
wa membubuhi kata/frase yang berfungsi sebagai K. Benda untuk menunjukkan topik kalimat yaitu apa yang dibicarakan, dan punya daya untuk menyimpulkan kalimat dengan efeknya sampai akhir kalimat itu.
Contohnya:
- kore wa watashi ga totta shashin desu = Ini adalah foto yang saya ambil

wa dapat pula dipakai utuk menekankan berbagai kata menjadi pokok kalimat dengan menaruh kata itu di bagian depan kalimat.
Contohnya:
- ima isogashii desu = Saya sibuk sekarang
--> ima wa isogashii desu = Sekarang saya sibuk

- kino dokomo ikimasendeshita = Saya tidak pergi kemana-mana kemarin
--> kino wa dokomo ikimasendeshita = Kemarin saya tidak pergi kemana-mana

Apabila di belakang kata yang hendak ditekankan itu tidak ada Partikel, maka wa dapat dimasukkan begitu saja.
- koko ni hon ga arimasu = Di sini ada buku
--> hon wa koko ni arimasu = Buku ada di sini

- kinou kono shatsu o kaimashita = Saya kemarin membeli kemeja ini
--> kono shatsu wa kinou kaimashita = Kemeja ini saya beli kemarin

Apabila di belakang kata yang hendak ditekankan itu ada Partikel ga atau o maka Partikel itu diganti dengan wa.
- koko de kitte o utte imasu = Di sini dijual perangko
--> koko de wa kitte o utte imasu = Di sini yang dijual adalah perangko

- Toukyou ni taishikan ga arimasu = Di Tokyo ada kedutaan
--> Toukyou ni wa taishikan ga arimasu = Kalau di Tokyo ada kedutaan

- ashita Hiroshima e ikimasu = Besok akan pergi ke Hiroshima
--> Hiroshima (e) wa ashita ikimasu = Ke Hiroshima perginya besok

Apabila di belakang kata yang hendak ditekankan terdapat Partikel de, ni, e, dsb, maka di belakangnya ditambahkan wa. Tapi e bisa juga dihilangkan dan yang dipakai hanya wa saja.

2. [も=mo]
Seperti wa, mo juga dipakai untuk menekankan berbagai hal atau kata dan menjadikannya pokok kalimat, akan tetapi mo hanya dipakai pada waktu mengulangi keterangan yang sama dengan yang sudah dinyatakan sebelumnya.
Contohnya:
- Ano hito wa kenshuusei desu. Watashi mo kenshuusei desu = Dia trainee. Saya juga trainee.

3. [の=no]
Dipakai untuk menghubungkan K. Benda dengan K. Benda, menghubungkan kata atau frase yang bersifat K. Benda dimana kata yang di depan menerangkan kata yang di belakangnya, dan menyatakan berbagai makna.
A: Bagian kelompok, kepunyaan atau atribut
- watashi wa indonesia no Ari desu = Saya Ari dari Indonesia
- kore wa watashi no kamera desu = Ini kamera saya
- PBB wa denchi no kaisha desu = PBB adalah perusahaan baterai

B: Dipakai pada Obyek dari K. Benda yang menunjukkan gerakan, atau Obyek dari K. Benda yang berasal dari K. Kerja.
- purinta no tsukaikata o oshiete kudasai = Tolong ajarkan cara memakai printer

C: Untuk menunjukkan bagian dari waktu atau tempat.
- kinou no ban benkyoushimashita ka = Apakah kemarin malam anda belajar?
- tsukue no ue ni terebi ga arimasu = Di atas meja ada televisi

D-1: Berarti milik atau kepunyaan.
- kono enpitsu wa watashi no desu = Pensil ini milik saya

D-2: Berarti yang.
- okii no o misete kudasai = Tolong perlihatkan yang besar

4. [を=0]
A: Untuk menunjukkan Obyek dari K. Kerja Transitif
- gohan o tabemasu = Makan nasi

B: Apabila dipakai dengan K. Kerja yang mempunyai arti menjauhi, misal demasu, orimasu, dsb menunjukkan titik/tempat berangkatnya.
- jimusho o demasu = Keluar kantor
- heya o demasu = Keluar kamar

C: Apabila dipakai dengan K. Kerja yang mempunyai arti gerakan perpindahan seperti sanpo-shimasu, watarimasu, arukimasu, ikimasu, dsb, menunjukkan tempat yang dilalui itu.
- kouen o sanpo-shimasu = Jalan-jalan di taman

5. [が=ga]
A-1: Pada K. Sifat atau K.Kerja yang menunjukkan kesukaan atau keinginan, maka untuk menunjukkan sasarannya dipakai ga.
Contohnya:
- watashi wa ringo ga suki desu = Saya suka apel
- watashi wa kuruma ga hoshii desu = Saya ingin mobil

A-2: Pada K.Kerja yang menunjukkan "mempunyai" seperti arimasu dan imasu, dan pada K. Sifat atau K. Kerja yang menunjukkan kesanggupan seperti misal jouzu, heta, wakarimasu, dekimasu, dsb, maka untuk menunjukkan Obyeknya dipakai ga:
- watashi wa kodomo ga futari imasu = Saya punya dua anak
- watashi wa nihon-go ga wakarimasu = Saya mengerti bahasa Jepang

B: Dipakai untuk menunjukkan bagian atau unsur dari suatu keseluruhan yang sebelumnya telah dinyatakan dengan memakai Partikel wa.
- watashi wa atama ga itai desu = Saya kepalanya sakit

C: Dalam kalimat yang memakai kata-kata yang menunjukkan kehadiran seperti arimasu dan imasu, dipakai untuk menyebutkan adanya benda itu sendiri sebagai gambaran pemandangan, apa yang terlihat di depan mata, dsb.
- asoko ni otoko no hito ga imasu = Di sana ada orang laki-laki
- asoko ni ginkou ga arimasu = Di sana ada bank

D: Pada kalimat perbandingan, dipakai untuk menunjukkan pokok yang diperbandingkan.
- Shinkansen to hikouki to, dochira ga hayai desu ka = Mana yang cepat, shinkansen atau pesawat terbang?
--> hikouki no hou ga hayai desu = Kapal terbang yang lebih cepat

E: Pada waktu membicarakan suatu fenomena atau sesuatu tentang fenomena itu, dipakai untuk menunjukkan pokok dari kejadian itu.
- ame ga futte imasu = Hujan turun

F: Untuk menunjukkan Subyek dari klausa terikat
- kore wa watashi ga totta shashin desu = Ini foto yang saya ambil

G: Partikel wa berfungsi untuk menjelaskan tentang topik yang sedang dibicarakan, sedangkan ga menunjukkan Subyek dari apa yang diterangkan oleh Predikat. Oleh karena itu apabila Subyek nya berupa Kata Tanya, maka Partikel yang dipakai di belakang K. Tanya itu adalah ga.
- Ali-san ga kono shatsu o kuremashita = Sdr. Ali yang memberi saya kemeja ini.
- Kinou dare ga kimashita ka = Siapa yang datang kemarin?

No comments: