Google
 

Wednesday, January 31, 2007

Tentang Sakit-Luka

Tadi ada temenku yang sakit, katanya flu berat dan demam. Setengah hari terpaksa deh pulang buat istirahat.
Berikut ini nama-nama yang berkaitan dengan sakit dan luka.
Yuk belajar nihongo...

せきが でます= seki ga demasu = batuk
はなみずが でます= hanamizu ga demasu = keluar ingus
ちが でます= chi ga demasu = berdarah
はきけが します= hakike ga shimasu = mual
しゃむけが します= shamuke ga shimasu = meriang
げりを します= geri o shimasu = buang-buang air besar (mencret)
べんぴを します= benpi o shimasu = konstipasi (tidak bisa buang air besar)
けがを します= kega o shimasu = terluka
やけどを します= yakedo o shimasu = luka bakar
しょくよくが ありません= shokuyoku ga arimasen = tidak nafsu makan
からだが だるい= karada ga darui = lemas
かゆい= kayui = gatal
アレルギー= arerugi = alergi

なつを はかります= netsu o hakarimasu = mengukur suhu tubuh
くすりを ぬります= kusuri o nurimasu = menggosok / mengolesi obat
ちゅうしゃします= chuushashimasu = menyuntik
しょうどくします= shoudokushimasu = steril (suci hama)
にょうを とります= nyou o torimasu = mengambil air seni (urine)

たいおんけい= taionkei = termometer
ばんそうこう= bansoukou = plester
ほうたい= houtai = pembalut
ガーゼ= ga-ze = kain kasa
バンドエイド= bandoeido = band aid

Tuesday, January 30, 2007

Tentang Nama Makanan

Di sini, dituliskan beberapa nama untuk sayuran, buah-buahan dan ikan.
Yuk, kita pelajari...

だいこん= daikon = lobak
にんじん= ninjin = wortel
じゃがいも= jagaimo = kentang
さつまいも= satsumaimo = ubi manis
まめ= mame = kacang
きゅうり= kyuuri = ketimun
はくさい= hakusai = sawi putih
きゃべつ= kyabetsu = kol
ねぎ= negi = daun bawang
たまねぎ= tamanegi = bawang bombay
にんにく= nin'niku = bawang putih
ピーマン= piiman = lombok jihau besar
もやし= moyashi = tauge

いちご= ichigo = strawberry
もも= momo = peach
なし= nashi = pear
かき= kaki = kesemek
すいか= suika = semangka
ぶどう= budou = anggur

まぐろ= maguro = tuna
あじ= aji = ikan selar
さけ= sake = salmon
えび= ebi = udang
かい= kai = kerang
いか= ika = cumi
たこ= tako = gurita

Sunday, January 28, 2007

Pelajaran 16: Cara Menghubungkan Kalimat

Di Pelajaran 6 dan 8, kita sudah pelajari penggunaan soshite dan to untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat, kata dengan kata.
A. Kali ini, kita akan pelajari cara menjajarkan kalimat-kalimat dengan menggunakan konjugasi kata.

① Kalimat dengan Predikat K. Kerja
Formula: K-te, K-te~
Artinya: K, K lalu... (dan..)
Apabila 2 atau lebih perbuatan berlangsung berturut-turut, maka perbuatan itu dijajarkan menurut arutan terjadinya. Bentuk waktunya ditunjukkan oleh bentuk K. Kerja pada akhir kalimat.
Contoh:
- Asa okite, gohan o tabete, kaisha e ikimasu = Pagi-pagi saya bangun, makan, lalu pergi ke kantor.
- Kinou Oosaka e itte, tomodachi ni atte, eiga o mimashita = Kemarin saya pergi ke Osaka, bertemu teman lalu menonton film.

② Kalimat dengan Predikat K. Sifat i
Formula: S-kute,~
Artinya: S, S dan...
Perubahan K. Sifat i ke bentuk -kute adalah dengan menghilangkai i dan menggantinya dengan kute.
Contoh:
- ookii --> ookikute - chiisai --> chisakute - ii (yoi) --> yokute

- Yokohama wa hito ga ookute, nigiyaka desu = Yokohama irangnya banyak dan ramai.

③ Kalimat dengan Predikat K. Benda dan Kalimat dengan Predikt K. Sifat na
Formula: B/Na + de, ~
Artinya: B/Na dan ...
Untuk menghubungkan kalimat-kalimat yang Predikatnya K. Benda dan K. Sifat na, kita hanya mengganti desu menjadi de.
Contoh:
- Diki-san wa Indonesia-jin de, Batamu denchi no kaishain desu = Sdr. Diki adalah orang Indonesia dan karyawan perusahaan baterai Batam.
- Yuli-san wa kirei de, taihen shinsetsu desu = Sdri. Yuli cantik dan sangat ramah.

Oh iya, cara-cara tersebut di atas berlaku bukan hanya untuk menghubungkan kalimat-kalimat yang pokoknya sama, tetapi dapat pula dipakai untuk menghubungkan beberapa kalimat yang pokoknya berbeda.
Contoh:
- Budi-san wa kikai o jisshuushite, Eko-san wa denki o jisshuushimasu = Sdr. Budi latihan praktek mesin, Sdr. Eko latihan praktek listrik.
- Joni-san wa Indonesia-jin de, Tanaka-san wa Nihon-jin desu = Sdr. Joni orang Indonesia, Sdr. Tanaka orang Jepang.

Terus, seperti halnya soshite, cara ini tidak dapat dipakai untuk menghubungkan 2 hal yang tidak setaraf. Untuk menghubungkan 2 hal yang tidak setaraf, dipakai Partikel ga.
Contoh salah:
- Kono heya wa semakute, kirei desu = Kamar ini sempit dan bagus.
Contoh benar:
- Kono heya wa semai desu ga, kirei desu = Kamar ini sempit tetapi bagus.

B. Pemakain bentuk -te
Formula: K1-te kara, K2
Artinya: Setelah K1, K2
Bentuk kalimat ini menunjukkan bahwa segera setelah K. Kerja K1 selesai, segera disusul dengan K. Kerja K2.
Contoh:
- Shigoto ga owatte kara, sugu uchi e kaerimasu = Setelah selesai bekerja, langsung pulang ke rumah.
- Hiru gohan o tabete kara, sugu eiga o mimasu = Setelah selesai makan siang, langsung menonton film.

Kosa Kata (16)

あるきます (あるく、あるいて)= arukimasu I (aruku, aruite) = berjalan kaki
のります (のる、のって)= norimasu I (noru, notte) = naik
あらいます (あらう、あらって)= araimasu I (arau, aratte) = mencuci
あびます (あびる、あびって)= abimasu II (abiru, abitte) = mandi
おります (おりる、おりて)= orimasu II (oriru, orite) = turun
のりかえます (のりかえる、のりかえて)= norikaemasu II (norikaeru, norikaete) = ganti kereta
しょくじします(~する,~して)= shokuji-shimasu III (~suru, ~shite) = makan

ながい= nagai = panjang
みじかい= mijikai = pendek
おもい= omoi = berat
かるい= karui = ringan
ひろい= hiroi = luas, lebar
せまい= semai = sempit
あかるい= akarui = terang
くらい= kurai = gelap
せが たかい= se ga takai = tinggi (badan)

シャワー= shawa- = mandi (shower)
~ばん= ~ban = nomor
どの~= dono~ = ~yang mana
どうやって= douyatte = dengan cara bagaimana
いろいろ= iroiro = bermacam-macam
~ごろ= ~goro = kira-kira, kurang lebih

なんでも いいです= nan demo ii desu = apa saja boleh
なんに しますか= nan ni shimasu ka = mau yang mana? (ungkapan pada saat akan menetapkan satu pilihan)
[それ]に します= [sore] ni shimasu = saya memilih [itu]
ええと・・・= eeto... = ya, tunggu dulu... / coba saya pikir dulu (digunakan untuk menyambung kalimat yang berikut)

Sunday, January 21, 2007

Pelajaran 15: Pemakaian Bentuk -te

Di Pelajaran 14, kita udah belajar mengenai pengelompokan K. Kerja, dan pemakaian K. Kerja bentuk -te.
Kali ini kita akan belajar lebih jauh mengenai pemakaian K. Kerja bentuk -te.
Udah siap buat belajar? Yuk...

1. Pemakaian bentuk -te
Formula: K-te mo ii desu.
Artinya: Boleh....
Ini adalah ungkapan untuk menunjukkan pemberian izin.
Contoh:
- tabako o sutte mo ii desu = Anda boleh merokok.

Kono koujou de shashin o totte mo ii desu ka = Bolehkah saya mengambil foto (memotret) di pabrik ini?
--> Hai, ii desu = Ya, boleh
--> Iie, ikemasen = Tidak, tidak boleh
Bentuk jawaban Iie ikemasen, bukan hanya berarti "Saya tidak memberi izin", melainkan juga mengandung arti larangan "Anda tidak boleh melakukannya", jadi apabila tidak ada dasar peraturan atau kebiasaan yang umum maka dapat dipandang tidak sopan terhadap lawan bicara.

② Jadi, dalam percakapan di antara individu biasanya dipakai ungkapan sbb:
Anata no shashin o totte mo ii desu ka = Bolehkah saya memotret anda?
--> Hai, dozo = Ya, silakan (boleh).
--> Iie, chotto (komarimasu) * = Tidak, saya agak keberatan.
* Ada bermacam-macam cara menolak sesuai dengan situasinya, salah satunya dengan Iie chotto・・・oleh karena itu kita perlu berhati-hati.

2. Pemakaian bentuk -te
Formula: K-te imasu
Artinya: Sedang K
Selain yang sudah dipelajari di Pelajaran 14, K. Kerja bentuk -te juga dipakai untuk menunjukkan suatu keadaan atau kebiasaan, tapi harus diperhatikan bahwa ini dipakai hanya pada:
(a) keadaan yang masih berlangsung sebagai akibat dari suatu perbuatan.
Contoh:
- Yamamoto-san wa mou kekkon-shite imasu = Sdr. Yamamoto sudah menikah.

(b) keadaan dimana perbuatan yang sama berlangsung berulang-ulang untuk waktu lama
Contoh:
- Watashi wa denchi no kaisha de hataraite imasu = Saya bekerja di perusahaan baterai.

3. Shirimasen (bentuk negatif dari shitte imasu)
Contoh:
Kaisha no bangou o shitte imasu ka = Apakah anda tahu nomor telepon perusahaan?
--> Hai, shitte imasu = Ya, saya tahu.
--> Iie, shirimasen = Tidak, saya tidak tahu.
Bentuk negatif dari shitte imasu adalah shirimasen, jangan mengatakan shitte imasen, hati-hati ya....

Kosa Kata (15)


つかいます(つかう、つかって)= tsukaimasu I (tsukau, tsukatte) = memakai, menggunakan
つけます(つける、つけて)= tsukemasu II (tsukeru, tsukete) = menyalakan, memasang (listrik)
けします(けす、けして)= keshimasu I (kesu, keshite) = memadamkan, mematikan (listrik)
あけます(あける、あけて)= akemasu II (akeru, akete) = membuka
しめます(しめる、しめて)= shimemasu II (shimeru, shimete) = menutup
すわります(すわる、すわって)= suwarimasu II (suwaru, suwatte) = duduk
たちます(たつ、たって)= tachimasu I (tatsu, tatte) = berdiri
おきます(おく、おいて)= okimasu I (oku, oite) = menaruh, meletakkan
つくります(つくる、つくって)= tsukurimasu I (tsukuru, tsukutte) = membuat, membikin, memproduksi
うります(うる、うって)= urimasu I (uru, utte) = menjual
しります(しる、しって)= shirimasu I (shiru, shitte) = mengetahui, mengenal
もちます(もつ、もって)= mochimasu I (motsu, motte) = memegang
すみます(すむ、すんで)= sumimasu I (sumu, sunde) = tinggal, bermukim (dari sekarang)

しっています= shitte imasu = tahu, mengetahui, kenal, mengenal
もっています= motte imasu = memiliki, mempunyai
すんでいます= sunde imasu = tinggal, menetap

きんえん= kin'en = dilarang merokok

せいひん= seihin = barang (hasil) produksi
せっけん= sekken = sabun
タオル= taoru = handuk

どくしん= dokushin = bujangan, belum berkeluarga
[お]しごと= [o-]shigoto = pekerjaan, tugas
エンジニア= enjinia = insinyur, enjiner
ぎんこういん= ginkouin = pegawai bank
ぎじゅつしゃ= gijutsusha = teknisi
きょうし= kyoushi = instruktur, pengajar
けいかん= keikan = polisi
いしゃ= isha = dokter
はいしゃ= haisha = dokter gigi
かんごふ= kangofu= perawat
つやく= tsuyaku = penterjemah
サラリーマン= sarari-man = orang gajian, karyawan
こうむいん= koumuin = pegawai negeri
しょくいん= syokuin = pegawai
じむいん= jimuin = pegawai kantor
えきいん= eki'in = pegawai stasiun
てんいん= ten'in = pelayan toko
うんてんしゅ= untenshu = supir
しゅえい= shuei = penjaga keamanan
がくせい= gakusei = mahasiswa

だいがく= daigaku = universitas

うえの[いもうと]= ue no [imouto] = [adik perempuan] yang tua
したの[いもうと]= shita no [imouto] = [adik perempuan] yang muda
いもうとさん= imouto-san = adik perempuan (orang lain)

Wednesday, January 17, 2007

Tentang Nama Masakan

Udah pernah nyoba makan masakan Jepang?
Atau malah udah keseringan? He..he..
Kita kenali nama-nama masakan Jepang yuk....

ていしょく= teishoku = makanan tersedia menurut menu tertentu
ばんとう= bentou = bekal makan
ランチ= ranchi = makan siang
やきめし(チャーハン)= yaki meshi (chaahan) = nasi goreng
ぎゅうどん= gyuudon = nasi campur daging sapi
おかゆ= okayu = bubur
カレーライス= kare- raisu = nasi kari

うどん= udon = mie Jepang
そば= soba = mie soba
やきそば= yaki soba = mie goreng
ラーメン= ra-men = mie kuah
スパゲッティ= supagetti = spageti

やきにく= yaki niku = daging panggang
やきざかな= yaki zakana = ikan panggang
めだまやき= medama yaki = telur mata sapi
ゆでたまご= yude tamago = telur rebus

やさいいため= yasai itame = sayur goreng
えびフライ= ebi furai = udang goreng

トースト= to-suto = roti panggang
サンドイッチ= sandoitchi = sandwich
つけもの= tsukemono = asinan
サラダ= sarada = salada
みそしる= misoshiru = sup tauco
スープ= su-pu = sup

Tuesday, January 16, 2007

Pelajaran 14: Kata Kerja


1. Pengelompokkan K. Kerja

Berbeda dengan bahasa Indonesia, akhiran K. Kerja bahasa Jepang mengalami perubahan yang disebut konjugasi.

Dan menurut konjugasinya, terbagi dalam 3 kelompok:

① K. Kerja Kelompok I
Pada K. Kerja Kelompok I ini, bila dilihat dari bentuk ~masu, suku kata sebelum ~masu, berakhir dengan bunyi [-i].
Contoh:
- kakimasu = menulis.
- nomimasu = meminum.

Bila dilihat dari bentuk kamus (ditemukan pada saat melihat di kamus), Kerja Kelompok I ini berakhiran dengan bunyi [-u].
Contoh:
K. Kerja Kelompok I
hanasu
はなす
berbicara
toru
とる
mengambil
kiku
きく
mendengarkan
matsu
まつ
menunggu
yobu
よぶ
memanggil

② K. Kerja Kelompok II
Pada kelompok ini, suku kata sebelum ~masu, berakhir dengan bunyi [-e], tetapi ada pula yang berakhir dengan bunyi [-i]:
Contoh:
- tabemasu = memakan.
- misemasu = memperlihatkan.
- mimasu = melihat.

Bila dilihat dari bentuk kamus (ditemukan pada saat melihat di kamus), Kerja Kelompok I ini berakhiran dengan bunyi [-iru] atau [-eru].
K. Kerja Kelompok II
berakhiran dengan ~ iru
kiru
きる
memakai
miru
みる
melihat
okiru
おきる
bangun
oriru
おりる
turun
shinjiru
しんじる
percaya
berakhiran dengan ~ eru
akeru
あける
membuka
ageru
あげる
memberi
deru
でる
keluar
neru
ねる
tidur
taberu
たべる
to eat


③ K. Kerja Kelompok III
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah shimasu dan K. Kerja yang terbentuk dengan menambahkan shimasu pada K. Kerja yang bersifat gerakan, serta kata kimasu (perkecualian).
Contoh:
- shimasu = melakukan.
- benkyou-shimasu = belajar.
- jisshuu-shimasu = melakukan latihan praktek.
- kimasu = datang

2. Cara membuat bentuk ~te
① K. Kerja Kelompok I
Bentuk Kamus
(Bentuk Dasar)
Bahasa Bentuk ~masu
Bentuk ~te
aruku
あるく
berjalan arukimasu
あるきます
aruite
あるいて
asobu
あそぶ
bermain
asobimasu
あそびます
asonde
あそんで
au
あう
bertemu aimasu
あいます
atte
あって
hairu
はいる
masuk hairimasu
はいります
haitte
はいって
hajimaru
はじまる
memulai hajimarimasu
はじまります
hajimatte
はじまって
iku
いく
pergi ikimasu
いきます
itte
いって
kaeru
かえる
kembali kaerimasu
かえります
kaette
かえって
kakaru
かかる
memerlukan kakarimasu
かかります
kakatte
かかって
kaku
かく
menulis kakimasu
かきます
kaite
かいて
kau
かう
membeli kaimasu
かいます
katte
かって
kiku
きく
mendengar kikimasu
ききます
kiite
きいて
matsu
まつ
menunggu machimasu
待ちます
matte
まって
motsu
もつ
membawa mochimasu
持ちます
motte
もって
narau
ならう
belajar naraimasu
ならいます
naratte
ならって
yomu
よむ
minum nomimasu
のみます
nonde
のんで
okoru
おくる
mengirim okurimasu
おくります
okutte
おくって
omou
おもう
berpikir omoimasu
おもいます
omotte
おもって


② K. Kerja Kelompok II
kangaeru
かんがえる
berpikir kangaemasu
かんがえます
kangaete
かんがえて
miru
みる
melihat mimasu
みます
mite
みて
neru
oねる
tidur nemasu
nえます
nete
ねて
oshieru
おしえる
mengajar oshiemasu
おしえます
oshiete
おしえて
taberu
たべる
makan tabemasu
たべます
tabete
たべて

③ K. Kerja Kelompok III

kuru

くる

datang

kimasu
くます

kite
くて

suru

する

melakukan

shimasu
します

shite
して


3. Pemakaian Bentuk ~te
Formula: K-te kudasai.
Artinya: Tolong K.
Bentuk ini dipakai pada waktu kita meminta, mempersilakan, menganjurkan atau menyuruh lawan bicara kita melakukan sesuatu. Di sini kita akan pelajari hanya ungkapan untuk meminta.
Contoh:
- Chotto matte kudasai = Tolong tunggu sebentar.
- Jisho o kashite kudasai = Tolong pinjamkan kamus.
- Yukkuri hanashite kudasai = Tolong bicara perlahan.

Formula: K-te imasu.
Artinya: Sedang K.
Dipakai untuk menunjukkan gerakan yang sedang berlangsung.
Contoh:
- Wati-san wa ima terebi o mite imasu = Sdri. Wati sekarang sedang melihat televisi.

4. Bentuk: K-mashou ka.
Ungkapan ini dipakai untuk menawarkan sesuatu bantuan:
Contoh:
- Takushii o yobimashou ka = Apa bisa saya panggilkan taksi?
--> Hai, yonde kudasai = Ya, tolong panggilkan.

Kosa Kata (14)

Oh iya, mulai saat ini, setelah K. Kerja akan diikuti huruf I, II atau III yang artinya K. Kerja tersebut masuk dalam grup I, grup II atau grup III. Juga diikuti oleh tanda kurung yang di dalamnya terdapat dua kata: bentuk kamus dan bentuk ~te).
Lihat penjelasan lebih detilnya di Pelajaran 14, oke...?

よびます (よぶ、よんで)= yobimasu I (yobu, yonde) = memanggil
いそぎます (いそぐ、いそいで)= isogimasu I (isogu, isoide) = terburu-buru, cepat-cepat, tergesa-gesa
まちます (まつ、まって)= machimasu I (matsu, matte) = menunggu
とります (とる、とって)= torimasu I (toru, totte) = mengambil
てつだいます (てつだう、てつだって)= tetsudaimasu I (tetsudau, tetsudatte) = membantu
いいます (いう、いって)= iimasu I (iu, itte) = berkata, bilang
はなします (はなす、はなして)= hanashimasu I (hanasu, hanashite) = berbicara
おぼえます (おぼえる、おぼえて)= oboemasu II (oboeru, oboete) = mengingat, menghafal
おしえます (おしえる、おしえて)= oshiemasu II (oshieru, oshiete) = mengajar, memberitahukan
みせます (みせる、みせて)= misemasu II (miseru, misete) = memperlihatkan
ふります (ふる、ふって)= furimasu [ame ga~] I (furu, futte) = turun [hujan]

ことば= kotoba = bahasa, kata
なまえ= namae = nama
じゅうしょ= juusho = alamat
でんわばんごう= denwa-bangou = nomor telepon
しお= shio = garam
さとう= satou = gula
かさ= kasa = payung

つかいかた= tsukai-kata = cara memakai
かきかた= kaki-kata = cara menulis
よみかた= yomi-kata = cara membaca

ゆっくり= yukkuri = perlahan-lahan
もう いちど= mou ichido = sekali lagi
また= mata = sekali lagi, berikutnya
もう すこし= mou sukoshi = sedikit lagi
はやく= hayaku = dengan cepat
すぐ= sugu = segera
あとで= ato de = nanti, setelah itu

[やすいの]は ありませんか= [yasui no] wa arimasenka = apakah ada yang [murah]?
こちらは いかがですか= kochira wa ikaga desu ka = yang ini bagaimana?
ううん...= uun = uum... (ungkapan yang keluar sewaktu susah menentukan sesuatu)
[どうも]すみません= [doumo] sumimasen = maaf ya.
また きます= mata kimasu = saya datang lagi (ungkapan yang dipakai pada waktu meninggalkan toko tanpa beli apa-apa)

Sunday, January 14, 2007

Pelajaran 13

Wah, bonekanya cantik sekali. Saya ingin boneka itu.
Ah, tapi kalau yang ini saya kurang suka modelnya. Saya tidak ingin boneka ini.
Nah, itu adalah contoh kalimat yang menyampaikan keinginan.
Bagimana cara kita menyampaikan keinginan dalam bahasa Jepang?
Belajar yuk...

1. Formula: (Watashi wa) B ga hoshii desu.
Artinya: (Saya) ingin B.
Dalam bahasa Jepang, setiap kali kita menyampaikan sesuatu, bila Subyek-nya adalah saya (artinya bukan orang lain), maka saya (watashi) tidak diucapkan pun sudah bisa ketahui bahwa Subyek-nya adalah saya.
Untuk kalimat yang menunjukkan perasaan hati seperti keinginan atau kesukaan, Partikel yang dipakai adalah ga (が).
Contoh:
- Watashi wa kamera ga hoshii desu = Saya ingin kamera.
- Watashi wa kamera ga hoshikunai desu = Saya tidak ingin kamera.
Ingat bahwa hoshii (ほしい) adalah K. Sifat, sehingga bentuk negatifnya adalah hoshikunai (ほしくない).
Jadi, sebelum ~ga hoshii K. Benda, pada contoh di atas adalah kamera.

2. Formula: (Watashi wa) B o K-tai desu.
Artinya: (Saya) ingin me-K B.
Sebelum lebih jauh, kita lihat dulu mengenai K. Kerja.
Sampai dengan saat ini, dalam Kosa Kata kita temui semua K. Kerja berakhiran -masu, dalam bahasa Jepang ini disebut K. Kerja bentuk -masu.
Bila yang diinginkan adalah suatu perbuatan, maka yang dipakai adalah bentuk sebagai berikut:
K-masu --> K-tai desu.
- nomimasu --> nomitai desu (meminum --> ingin minum).
- tabemasu --> tebatai desu (memakan --> ingin makan).

Cara membentuk kalimat Positif dan Negatif dari K-tai menurut waktu, sama dengan pada K. Sifat i.

Non Waktu Lampau Waktu Lampau
nomitai desu nomitakatta desu
tabeitai desu tabetakatta desu
Non Waktu Lampau
Waktu Lampau
nomitakunai desu nomitakunakatta desu
tabekunatai desu tabetakunakata desu

Dan Partikel yang dipakai bukanlah ga, tetapi o (を). Kemudian bila yang ditekankan adalah gerakannya, maka di belakang B dipakai Partikel o (を), sedangkan bila yang ditekankan adalah keinginan si pembicara (~tai) maka di belakang B dapat dipakai Partikel ga (が) yang menunjukkan sasaran dari predikat nomitai.
Jadi, pada ungkapan ini, setelah B dapat dipakai o maupun ga.
Ko-hi o nomitai desu = Saya ingin minum kopi.

Tetapi kalau bukan untuk Partikel o yang menunjukkan obyek dari K. Kerja transitif, maka Partikelnya tidak dapat diganti dengan ga.
Contoh:
- Kyouto e ikitai desu = Saya ingin pergi ke Kyoto.
- 5-ji ni kaisha o detai desu = Saya ingin meninggalkan perusahaan jam 5.
Contoh salah:
- Kyouto ga ikitai desu.
- 5-ji ni kaisha ga detai desu.

Oh iya, hoshii dan ~tai dipakai untuk mengungkapkan keinginan si pembicara, kadang menanyakan hoshii desu ka atau ~tai desu ka, dapat dipandang kurang sopan.

3. Formula:
Bentuk ~masu + ni [ ikimasu / kimasu / karimasu ].
Artinya: Pergi / Datang / Pulang untuk K.
Di sini, Obyek dari suatu gerakan ditunjukkan dengan bentuk ~masu + ni.
Contoh:
- Depa-to e ikimasu = Pergi ke toserba.
- Kutsu o kaimasu = Membeli sepatu.
--> Depa-to e kutsu o kai ni ikimasu = Pergi ke toserba untuk membeli sepatu.

Tetapi kalau K. Kerja-nya berasal dari K. Benda yang menunjukkan gerakan, maka kalimat di atas bisa dijadikan sbb:
- Nihon e kimashita = Datang ke Jepang.
- Kuruma o jisshuu-shimasu = Berlatih praktek tentang mobil.
-> Nihon e kuruma o jisshuu-shi ni kimashita = Datang ke Jepang untuk berlatih praktek tentang mobil.
--> Nihon e kuruma no jisshuu ni kimashita = Datang ke Jepang untuk berlatih praktek tentang mobil.
Oleh karena dalam kalimat di atas jisshuu adalah K. Benda yang bersifat gerakan, maka o berubah menjadi no. Pada bentuk kalimat seperti ini sebagai ganti K. Kerja bentuk ~masu dapat pula dipakai K. Benda.
Yang dimaksud K. Benda yang bersifat gerakan adalah kata-kata yang kalau dibubuhi dengan ~shimasu menjadi K. Kerja. Misalnya:
- sanpo --> sanpo-shimasu.
- jisshuu --> jisshuu-shimasu.
- benkyou --> benkyou-shimasu.

4. Partikel ni dan Partikel o
Partikel ni dipakai bersama K. Kerja hairimasu, norimasu, dsb untuk menunjukkan tempat tujuan.
Partikel o dipakai bersama K. Kerja demasu, orimasu, dsb untuk menunjukkan tempat asalnya dari mana.
Contoh:
- heya ni hairimasu = masuk ke kamar.
- kuruma ni orimasu = naik ke mobil.
- heya o demasu = keluar dari kamar.
- kuruma o orimasu = turun dari mobil.

Learn Japanese from Video - Number

Lets learn how to mention number in japanese.

Kosa Kata (13)

Ini hari Minggu. Oh, asyiknya... bisa libur.
Tapi kayak'nya asyik juga kalau kita coba ngapalin beberapa kata lagi biar cepet bisa.
Yuk....

あそびます= asobimasu = bermain, menikmati sesuatu
おくります= okurimasu = mengirim (paket, bagasi)
かえます= kaemasu = menukar
けっこんします= kekkon-shimasu = menikah
かいものします= kaimono-shimasu = berbelanja
さんぽします= sanpo-shimasu = berjalan-jalan
けんぶつします= kenbutsu-shimasu = bertamasya
けんがくします= kengaku-shimasu = meninjau
はいります= hairimasu = masuk
でます= demasu = keluar

ほしい= hoshii = ingin, mau
ビデオ= bideo = video
ラジカセ= rajikasi = radio kaset
ステレオ= sutereo = stereo
くるま= kuruma = mobil, kendaraan beroda
おみやげ= omiyage = oleh-oleh

いつも= itsumo = selalu
ときどき= tokidoki = kadang-kadang

どこか= dokoka = di suatu tempat, entah dimana
なにか= nanika = sesuatu

いい てんきですね= ii tenki desu ne = Cuacanya baik ya.
そうですね= sou desu ne = Ya, betul. (kata yang digunakan menyetujui pendapat lawan).
おなかが つきました= onaka ga tsukimashita = [Saya] lapar.
おなかが いっぱいです= onaka ga ippai desu = [Saya] kenyang.
のどが かわきました= nodo ga kawakimashita = [Saya] haus.
そう しましょう= Sou shimashou = Ya, mari / Baiklah. (untuk menyetujui maksud dari lawan bicara).

Friday, January 12, 2007

Tentang Keluarga

Udah pernah belajar nama-nama anggota keluarga dalam bahasa Jepang?
Yuk kita lihat:

Kanji Romaji / Kana
Bahasa
haha
はは
ibu
chichi
ちち
bapak
姉妹
shimai
しまい
saudara perempuan
兄弟
kyoudai
きょうだい
saudara laki-laki / kakak adik kandung
祖父
sofu
そふ
kakek
祖母
sobo
そぼ
nenek
伯父
oji
おじ
paman, oom
伯母
oba
おば
bibi, tante
ane
あね
kakak perempuan
imouto
いもうと
adik perempuan
ani
あに
kakak laki-laki
otouto
おとうと
adik laki-laki
mei
めい
niece (bahasa indonesia apa ya?)
oi
おい
sepupu
otto
おっと
suami
tsuma
つま
isteri
親戚
shinseki
しんせき
relative (bahasa indonesia apa ya?)
従兄弟
ikoto
いとこ
keponakan
義母
gibo
ぎぼ
ibu mertua
義父
gifu
ぎふ
bapak mertua
息子
musuko
むすこ
anak laki-laki
musume
むすめ
anak perempuan
赤子
akago
あかご
bayi
mago
まご
cucu
曾祖母
sousobo
そうそぼ
eyang puteri

Pelajaran 12

1. Perbandingan
Dalam percakapan, seringkali kita membandingkan sesuatu, misalnya A lebih kecil dari B, Kota C lebih panas dari Kota D, dsb. Bagaimana kita membandingkan sesuatu dalam bahasa Jepang?

① Perbandingan antara dua pihak:

a. Formula:
B1 wa B2 yori [K. Sifat i / na] desu.
Artinya:
B1 lebih [K. Sifat i / na] daripada B2.
Contohnya:
Jakaruta wa Batamu yori okii desu
= Jakarta lebih besar dari Batam.

b. Bentuk Pertanyaan dan Jawaban pada kalimat perbandingan antara 2 pihak.
1). Kalimat Tanya
Formula:
B1 to B2 to, dochira ga [K. Sifat i / na] desu ka.
Artinya:
Yang mana lebih [K. Sifat i / na], B1 atau B2?
Contohnya:
- Shinkansen to hikouki to, dochira ga hayai desu ka.
= Yang mana lebih cepat, shinkansen atau pesawat terbang?

- Niku to sakana to, dochira ga suki desu ka.
= Anda lebih suka yang mana, daging atau ikan?

Dochira selalu dipakai untuk perbandingan orang, benda, tempat maupun waktu.

2). Jawaban
Formula:
B1/B1 no hou ga [K. Sifat i / na] desu.
Artinya:
B1/B2 yang lebih [K. Sifat i / na].
Contohnya:
- Hikouki no hou ga hayai desu.
= Pesawat Terbang yang lebih cepat.

- Sakana no hou ga suki desu.
= Saya lebih suka ikan.

② Untuk memilih salah satu dari 2 kelompok
Formula:
B (no naka) de [nani/doko/dare/itsu] ga ichiban [K. Sifat i / na] desu ka.

Artinya:
Di antara K. Benda [apa/dimana/siapa/kapan] yang paling [K. Sifat i / na]?

Contohnya:
- Supo-tsu no naka de, nani ga ichiban suki desu ka.
= Di antara semua olahraga, apa yang paling anda sukai?

- Sakka ga ichiban suki desu.
= Saya paling suka sepak bola.

- Kurasu de dare ga ichiban wakai desu ka.
= Di dalam kelas ini, siapa yang paling muda?

- Ari-san ga ichiban wakai desu.
= Sdr. Ari yang paling muda.

2. Bentuk menurut waktu dan bentuk positif /negatif dari desu dalam kalimat yang predikatnya K. Benda atau K. Sifat na.
a. Positif
Non Waktu Lampau
(Sekarang & Waktu Akan Datang)
Waktu Lampau
Ame desu
Ame deshita
Shizuka desu

Shizuka deshita
Kirei desu
Kirei deshita

b. Negatif
Non Waktu Lampau
(Sekarang & Waktu Akan Datang)

Waktu Lampau
Ame dewa arimasen Ame dewa arimasen deshita
Shizuka dewa arimasen
Shizuka dewa rimasen deshita
Kirei dewa arimasen
Kirei dewa arimasen deshita

Contoh lain:
- Kyou wa getsu-youbi desu = Hari ini hari Senin.
- Ashita wa ka-youbi desu = Besok hari Selasa.
- Kyou wa hima desu = Hari ini saya ada waktu luang.
- Ashita wa hima desu = Besok saya ada waktu luang.
- Kinou wa ame deshita ka = Apakah kemarin hujan?
--> Iie, ame dewa arimasen deshita = Tidak, tidak hujan.
--> Hai, ame deshita = Ya, hujan.

3. Bentuk menurut waktu dan bentuk positif /negatif dalam kalimat yang predikatnya K. Sifat i.
a. Positif
Non Waktu Lampau
(Sekarang & Waktu Akan Datang)
Waktu Lampau
Atsui desu
Atsukatta desu
Hayai desu Hayakatta desu
Karai desu Karakatta desu

b. Negatif
Non Waktu Lampau
(Sekarang & Waktu Akan Datang)
Waktu Lampau
Atsukunai desu Atsukunakatta desu
Hayakunai desu Hayakunakatta desu
Karakunai desu Karakunakatta desu

Contoh lain:
Kinou wa atsu katta desu ka = Apakah kemarin panas?
--> Hai, atsukatta desu = Ya, panas.
--> Iie, atsukunakatta desu = Tidak, tidak panas.

Kosa Kata (12)

ひま[な]= hima[na] = senggang, waktu luang
いそがしい= isogashii = sibuk
ちかい= chikai = dekat
とおい= tooi = jauh
はやい= hayai = cepat, lekas
おそい= osoi = lambat
おおい= ooi = banyak (orang)
すくない= sukunai = sedikit (orang)
あたたかい= atatakai = hangat
すずしい= suzushii = sejuk
あまい= amai = manis (rasa)
からい= karai = pedas, asin
たのしい= tanoshii = senang, menyenangkan
わかい= wakai = muda
いい= ii = baik, lebih baik

てんき= tenki = cuaca
あめ= ame = hujan
ゆき= yuki = salju
くもり= kumori = mendung

やすみ= yasumi = libur, tidak masuk (kantor, sekolah)
りょこう= ryokou = perjalanan, tour
パーティー= pa-thi- = pesta
みせ= mise = toko
クラス= kurasu = kelas

どちら= dochira = yang mana (dari dua)
どちらも= dochira mo = yang mana juga, keduanya

いちばん= ichiban = paling
とても= totemo = sangat, amat, sekali
ずっと= zutto = jauh lebih (untuk perbandingan)
でも= demo = tetapi

ただいま= tadaima = saya baru kembali (kata yang diucapkan pada waktun pulang ke tempat tinggal).
おかえりなさい= okaerinasai = selamat kembali (kata yang diucapkan orang yang tinggal di rumah kepada orang yang baru kembali dari luar).
つかれました= tsukaremashita = saya capek / saya lelah.

Thursday, January 11, 2007

Pelajaran 11: Menghitung Jumlah

Menghitung jumlah adalah hal yang biasa kita lakukan. Nah, bagaimana cara menghitung jumlah dalam bahasa Jepang? Belajar yuk...

1. Cara Menghitung Jumlah

hitotsu, futatsu,.... too
Ini dipakai pada saat kita menghitung benda. Mulai 11, tidak dipakai lagi bentuk -tsu.

②K. Bantu Bilangan
Waktu menghitung benda atau menunjukkan jumlah benda, K. Bantu Bilangan
diletakkan setelah K. Bilangan.
Terdapat bermacam-macam bentuk menurut
bentuk benda yang dihitung:

~nin untuk jumlah orang

* khusus untuk 1 orang: hitori, 2 orang: futari, berikutnya mengikuti ini:
3: san-nin, 4: yon-nin, dst

~dai
untuk mesin, kendaraan, dsb

1: ichi-dai, 2:ni-dai,
dst


~mai
untuk benda-benda yang tipis (kertas, piring, dsb)

1: ichi-mai, 2:ni-mai,
dst


~kai/do
u ntuk jumlah kali

1: ik-kai, 2:ni-kai
, dst
1: ichi-d0, 2: ni-do, dst

~ban
untuk nomor

1: ichi-ban, 2:ni-ban,
dst


~kai
untuk tingkat (lantai, gedung)

1: ik-kai, 2:ni-kai,
dst

~fun/pun untuk menit
1: ip-pun, 2:ni-fun
, dst


~jikan
untuk jam

1: ichi-jikan, 2:ni-jikan,
dst


~nichi
untuk jumlah hari

1: ichi-nichi, 2:ni-nichi,
dst


~shuukan
untuk jumlah minggu

1: is-shuukan, 2:ni-shuukan,
dst


~kagetsu
untuk jumlah bulan

1: ik-kagetsu, 2:ni-kagetsu,
dst


~nen
untuk jumlah tahun

1: ichi-nen, 2:ni-nen,
dst


~sai
untuk usia / umur

1: is-sai, 2:ni-sai,
dst


③. Penggunaan K. Bantu Bilangan

Contoh:

Ringo o hitotsu o tabemashita
= Saya makan apel satu buah.

Kyoudai ga 3-nin imasu
= Saudara saya ada 3.

K. Bantu Bilangan di atas berfungsi sebagai K. Keterangan yang menerangkan K. Kerja.


2. Menanyakan Jumlah

Formula:
nan + K. Bantu Bilangan
Misal: nan-nin, nan-dai, nan-mai dan sebagainya.

Tetapi bentuk tanya untuk hitotsu, futatsu, dst adalah ikutsu.

Contoh:

Heya ni tsukue ga ikutsu arimasu ka
= Di kamar ada berapa meja?

--> Futatsu arimasu = Ada 2.

Kemudian, pada waktu menanyakan jumlah uang, umumnya dipakai ikura, tapi bila perlu dijelaskan satuannya maka dipakai nan-en, nan-rupiah, dan sebagainya.


3. Dake

Dake
(=hanya) dipakai untuk membatasi tingkat jumlah atau lingkupan, tapi tempatnya di belakang K. Benda atau frase yang berbentuk K. Benda.

Contoh:

Kuni de 3-shuukan dake Nihon-go o benkyoushimashita.
= Di negara saya, saya belajar bahasa Jepang hanya 3 minggu.

4. Donokurai
atau Donogurai
Pada waktu menanhyakan uang, barang, atau jumlah. dsb, umumnya dipakai donokurai, dan bergantung pada Predikat yang menyusul, dapat berarti berapa banyak, berapa jauh, berapa harganya, dan sebagainya.

Di sini kita pelajari cara menanyakan lamanya waktu.

Contoh:

Toukyou kara Kyouto made donokurai kakarimasu ka
= Dari Tokyo sampai Kyoto makan waktu berapa lama?


Selain donokurai di atas, bisa pula dipakai bentuk:
nan
+ K. Bantu Bilangan.

Contohnya:

Toukyou kara Kyouto made nan-jikan kakarimasu ka
= Dari Tokyo sampai Kyoto makan waktu berapa jam?

Kosa Kata (11)

かかります= kakarimasu = memerlukan (waktu)

いくつ= ikutsu = berapa banyak (benda)
ひとつ= hitotsu = satu (buah) (K. Bilangan untuk benda)
ふたつ= futatsu = dua
みっつ= mittsu = tiga
よっつ= yottsu = empat
いつつ= itsutsu = lima
むっつ= muttsu = enam
ななつ= nanatsu = tujuh
やっつ= yattsu = delapan
ここのつ= kokonotsu = sembilan
とお= too = sepuluh

ひとり= hitori = seorang
ふたり= futari = dua orang

~にん= ~nin = ~orang
~だい= ~dai = ~buah (K. Penunjuk untuk mobil, mesin, dll)
~まい= ~mai = ~helai, ~lembar (K. Penunjuk untuk kertas, perangko, dll)
~かい= ~kai = ~kali

きょうだい= kyoudai = saudara (sekandung, adik-kakak)
きっぷ= kippu = karcis
ふうとう= fuutou = amplop
きって= kitte = perangko
エアメール= eame-ru = pos udara
にもつ= nimotsu = barang, paket

いちにち= Ichi-nichi = sehari, satu hari
じかん= ~jikan = ~jam
しゅうかん= ~shuukan = ~minggu
かげつ= ~kagetsu = ~bulan
ねん= ~nen = ~tahun
どのくらい= donokurai = berapa lama, berapa banyak
ぐらい= ~gurai = lebih kurang ~ (untuk jumlah dan waktu)

ぜんぶで= zenbu de = semuanya
~だけ= ~dake = ~hanya, saja, cuma
それから= sorekara = kemudian, dan ~juga

Monday, January 8, 2007

Tentang Warna

Kita belajar tentang warna yuk...?

Romaji kana
Bahasa
ao
あお
biru
midori
みどり
hijau
aka
あか
merah
kuro
くろ
hitam
shiro
しろ
putih
ki
kuning
burondo
ぶろんど
blonde
daidai iro
だいだいいろ
oranye
chairo
ちゃいろ
coklat
nezumi iro
ねずみいろ
abu-abu
momo iro
ももいろ
pink
gin
ぎん
perak
kin
きん
emas
murasaki
むらさき
purpel

Pelajaran 10: Arimasu dan Imasu


1. Arimasu dan Imasu
Kedua K. Kerja ini menunjukkan kehadiran sesuatu benda atau orang.
Untuk benda-benda yang tidak bernyawa, ataupun bernyawa tetapi tidak dapat bergerak sendiri, dipakailah arimasu.
Contohnya ni:
- terebi = televisi
- hana = bunga
- tsukue = meja
- tabako = rokok

Kehadiran benda-benda yang bernyawa dan dapat bergerak sendiri seperti manusia atau binatang dinyatakan dengan imasu.
Contohnya ni:
- Wati-san = Sdri. Wati
- Kenshuusei = Trainee
- Neko = Kucing

1). Terebi ga arimasu = Ada televisi.
2.) Wati-san ga imasu = Ada Sdri. Wati.

2. Partikel ni (に)
Formula: B (tempat) ni.
Tempat adanya suatu benda atau orang dinyatakan dengan Partikel ni.
Harap perhatikan bahwa di sini tidak dipakai Partikel de yang menunjukkan tempat terjadinya gerakan.
Contohnya ni:
- Robbi ni terebi ga arimasu = Di lobby ada televisi.
- Jimusho ni Joni-san ga imasu = Di kantor ada Sdr. Joni.

3. Formula: B2 ni B1 ga arimasu/imasu.
Artinya: Di B2 ada B1.
Bentuk kalimat ini menunjukkan keadaan secara seadanya. Pokok dari kalimat bentuk seperti ini ditunjukkan dengan Partikel ga (が).
Contohnya ni:
- Robbi ni terebi ga arimasu = Di lobby ada televisi.
- Jimusho ni Joni-san ga imasu = Di kantor ada Sdr. Joni.

4. Formula: B1 wa B2 ni arimasu/imasu.

Artinya: B1 ada di B2.
Kalimat ini menunjukkan adanya suatu benda atau orang.
Contohnya ni:
- Hon wa tsukue no ue ni arimasu = Buku ada di atas meja.
- Budi-san wa heya ni imasu = Sdr. Budi ada di kamar.

Jadi, pada waktu menanyakan dimana tempat benda atau orang, maka dipakai bentuk sebagai berikut:
B1 (benda yang sudah dipahami) wa doko ni arimasu ka?
= B1 ada di mana?

B1 (orang yang sudah dipahami) wa doko ni imasu ka?
= B1 ada di mana?

Sebaliknya, untuk menanyakan benda atau keadaan yang terdapat di sesuatu tempat dipakai bentuk sbb:
B2 ni nani ga arimasu ka = Ada apa di B2?

5. Formula:
~ ni arimasu --> ~desu
~ ni imasu --> ~desu

Kalimat B1 wa B2 ni arimasu / imasu bisa diganti menjadi B1 wa B2 desu.
Contohnya ni:
- Hon wa tsukue no ue ni arimasu = Buku ada di atas meja.
--> Hon wa tsukue no ue desu = Buku ada di atas meja.

- Budi-san wa heya ni imasu = Sdr. Budi ada di kamar.
--> Budi-san wa heya desu = Sdr. Budi ada di kamar.

Artinya, setelah K. Benda yang menunjukkan tempat (kantor, kamar, di atas meja, dsb), Partikel ni tidak dipakai lagi.

6. Partikel ya (や)
Formula: B ya B.
Sebelumnya udah kita pelajari Partikel to (と) untuk menderetkan hal-hal dengan menyebutkan semuanya, tapi Partikel ya di sini, dipakai apabila kita hanya mengambil 2 atau 3 saja yang mewakili banyak benda.
Contohnya ni:
- Tsukue no ue ni hon to pen ga arimasu = Di atas meja ada buku dan pena.
(--> memakai to)

- Tsukue no ue ni hon ya pen ga arimasu = Di atas meja ada buku, pena dan lain-lain.
(--> memakai ya)